Hari Kedua di Jepang: Shibuya, Yoyogi, Harajuku

Hari Kedua di Jepang : Shibuya, Yoyogi, Harajuku

0
48
Menikmati Musim Semi di Yoyogi Park
Menikmati Musim Semi di Yoyogi Park

MyTravelTrip.ID – Hari kedua di Jepang, kami masih di daerah Tokyo. Sesuai itinerary awal harusnya hari ini kami ke Mt. Fuji. Namun, setelah di lihat ramalan cuaca di daerah Fujisan sedang berawan. Akhirnya kami mengurungkan niat ke Mt. Fuji dengan mengubah itinerary hari kedua di Jepang dengan menjelajahi Shibuya, Yoyogi dan Harajuku.

Setiap awal hari selama di Jepang aku dan suami membiasakan melihat ramalan cuaca. Mungkin ini penting juga diperhatikan jika travellers berkunjung ke negara yang memiliki 4 musim.

Aku pernah dengar bahwa ramalan cuaca di Jepang itu 90% akurat loh travellers. Jadi, aku sangat menyarankan buat travellers selalu mengecek setiap awal hari ramalan cuaca daerah yang akan kamu kunjungi.

Hal tersebut juga yang membuat aku berpikir untuk tidak meggunakan jasa tour & travel. Karena aku bisa mengatur sendiri itinerary yang akan aku kunjungi pada hari tersebut. Misalnya, seperti hal di atas yang sudah aku ceritakan, itineray hari kedua di Jepang ke Mt. Fuji namun, dareah Fuji sedang berawan. Kita bisa menukar dengan itinerary hari yang lain. Seru kan travellers kalo kita pergi sendiri tanpa tour & travel.

Aku dan 1 Koper Kami, Lanjut Menjalani Hari Kedua di Jepang
Aku dan 1 Koper Kami, Lanjut Menjalani Hari Kedua di Jepang

For your info, aku setiap hari berpindah hotel dan daerah. yups, demi apa? demi tercapai keinginanku mendatangi kota-kota yang ingin aku kunjungi haha.. Setelah aku check out hotel, koper di taruh di loker stasiun, aku melanjutkan itinerary hari kedua di Jepang.

Shibuya, Mengunjungi Hachiko Statue

Hachiko Statue di Shibuya
Hachiko Statue di Shibuya
Hachiko Statue Shibuya
Hachiko Statue Shibuya

apa sih yang terkenal dengan daerah Shibuya? HACHKO STATUE!! Yups, Hachiko Statue adalah patung anjing yang dibuat oleh pemerintah Jepang untuk mengenang kisah seekor anjing yang setia terhadap tuannya yaitu Professor Ueno. Travellers, kamu tau gak makanan favorit Hachiko itu apa? ini makanan yang pastinya manusia juga suka, yaitu YAKITORI atau sate ayam Jepang.

Jika traveller ke Shibuya jangan lupa foto dengan patung anjing Hachiko ya. Kamu tinggal turun di stasiun Shibuya lalu, cari pintu keluar Hachiko Shibuya. Sangat mudah kok untuk menuju Hachiko Statue.

Shibuya Crossing
Shibuya Crossing
Lihat Belakang Aku, Itu Barisan Siap Menyebrang hehe..
Lihat Belakang Aku, Itu Barisan Siap Menyebrang hehe..

Sebagian orang Jepang, tempat patung Hachiko dibuat sebagai tempat ketemuan atau janjian. Oiya, di kawasan patung Hachiko ada penyebrangan yg sangat ramai atau sering disebut “Shibuya Crossing”.

Kamu harus merasakan sensasi menyebrang di Shibuya Crossing. Dimana banyak sekali orang menyebrang dengan berbeda arah dan sangat teratur di garisnya.

Menikmati Musim Semi di Taman Yoyogi

Jalan Menuju Kawasan Yoyogi Park
Jalan Menuju Kawasan Yoyogi Park
Area Yoyogi Park
Area Yoyogi Park
Menikmati Musim Semi di Yoyogi Park
Menikmati Musim Semi di Yoyogi Park

Yoyogi Park adalah sebuah taman di kawasan Shibuya menuju Harajuku. Jika kamu berada di daerah Tokyo ingin menikmati bunga sakura di musim semi yaitu tepat di bulan April dan merasakan Hanami, taman Yoyogi tepat sekali nih travellers untuk kamu kunjungi. Tidak kalah cantiknya, di musim gugur pepohonan di Taman Yoyogi akan berubah warna menjadi merah dan kuning.

Namun, pada saat aku ke sana sudah sore dan cuaca mendung. Jadi, aku memutuskan untuk hanya berfoto-foto di depan kawasan Taman Yoyogi. Berfoto di luar Taman juga sudah memuaskan bagi aku hehe..

Menurutku Taman Yoyogi sangat indah, pohon-pohon di tata dengan baik. Sehingga sangat cantik dan sangat sayang untuk dilewatkan dalam itinerary. Di Taman Yoyogi juga sering diadakan festival antar negara loh travellers.

Di sana juga terdapat sarana olahraga atau Yoyogi National Gymnasium. Tahun 2020 akan diadakan Olimpiade Tokyo, tempat ini akan di pugar sementara.

Harajuku, Tempatnya Penggila Shopping

Harajuku, Walaupun Sudah Sore Tapi Masih Ramai
Harajuku, Walaupun Sudah Sore Tapi Masih Ramai
Takeshita Street di Waktu Senja
Takeshita Street di Waktu Senja
Toko Crepes Legendaris di Harajuku Street
Toko Crepes Legendaris di Harajuku Street

Travellers, siapa yang ga pernah mendengar Harajuku Style? pastinya udah pernah dengar dong. Selama di Tokyo, aku sering banget melihat gaya harajuku. Entah di kereta, di stasiun, di theme park, di tempat perbelanjaan yang paling sering sih di kereta. Namun yang paling aku sering lihat gaya harajuku hanya di daerah Tokyo.

Nah, aku penasaran nih seperti apa sih kawasan harajuku? di akhir itinerary hari kedua di Jepang aku, aku sempatin nih ke Takeshita Street. Sesampai di Takeshita Street aku melihat banyak toko-toko yang menjual pakaian, makanan dan pernak pernik lucu.

lalu, jangan lupa mampir ke Daiso Harajuku yang lengkap karena terdiri dari 3 lantai. Banyak sekali barang-barang di Daiso yang tidak ada di Indonesia. Disana kamu juga bisa membeli sesuatu untuk oleh-oleh karena harganya murah-murah.

Biasanya Takeshita Street selalu di penuhi lautan manusia yang berkunjung. Entah kenapa saat saya kesana tidak terlalu ramai, mungkin karena saya terlalu sore dan termasuk hari kerja bukan hari libur.

Takeshita terletak persis di depan stasiun Harajuku. So, kalau Travellers ingin ke Takeshita Street sangat mudah tinggal berhenti di Harajuku Staion saja. Jika Travellers berangkat dari Shibuya Station dengan menaiki kereta dapat di tempuh dengan 2 menit saja.

Setelah dari Takeshita Street kami memutuskan untuk mencoba ramen halal khas negara sakura ini. Ramen tersebut terletak di daerah Shibuya Ebisu. Namanya Ramen Menya Honolu Ebisu, akan aku ceritakan di artikel segmen makanan halal di Jepang.

Selfie Dengan Illumination Natal
Selfie Dengan Illumination Natal

Sebelum balik ke stasiun untuk mengambil koper dan melanjutkan ke Universal Studio Jepang dengan bus malam, aku dan suami melihat suatu kawasan gedung di sebrang stasiun Ebisu. Hal menarik tersebut adalah kami melihat hiasan lampu yang bagus sekali. Sesampai disana, ternyata kawasan tersebut dihiasi dengan pohon natal yang sangat besar dikelilingi pohon-pohon dengan lampu natal yang sangat bagus.

Tidak lupa, kami pun mengabadikan moment tersebut degan mengambil gambar. Kawasan tersebut bernama GLASS SQUARE.

Menikmati Cantiknya Lampu Menyambut Natal
Menikmati Cantiknya Lampu Menyambut Natal

Di Sisi Lain Dari

Di akhir artikel, aku mau kasih tips dari pengalaman itinerary hari kedua di Jepang yang aku alami :

  1. Dari Shibuya menuju Yoyogi Park lalu ke Harajuku kamu bisa lalui dengan berjalan kaki
  2. Kalau kamu ingin naik turun kereta lebih dari 4 kali, untuk lebih hemat kamu bisa menggunakan Subway Pass yang bisa kamu beli di Bandara atau di stasiun besar
  3. Pada musim gugur atau musim dingin, angin di daerah Tokyo sangat kencang. Jadi, aku saranin jangan di tinggal di koper perlengkapan musim dingin kalian.
  4. Pakai masker atau penutup hidung. Kalau kalian kuat dengan angin Tokyo ga masalah, tapi kalau kalian yang ga kuat dingin seperti aku, aku saranin pakai penutup hidung atau masker karena sangat berguna sekali.

Setelah menjalankan seluruh itinerary hari kedua di Jepang, aku dan suami langsung meluncur ke Shinjuku Expressway Terminal. Disana kami menunggu bus malam kami untuk menuju Universal Studio Jepang dengan waktu tiba pagi hari.

Lanjut di itinerary hari ketiga di Jepang ya, travellers.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here