Hari Pertama di Jepang: Haneda International Airport, Odaiba, Tokyo Disneyland

Hari Pertama Di Jepang: Haneda International Airport, Odaiba, Tokyo Disneyland

0
50
Hari Pertama di Jepang: Haneda International Airport, Odaiba, Tokyo Disneyland
Hari Pertama di Jepang: Haneda International Airport, Odaiba, Tokyo Disneyland

MyTravelTrip.ID – Hari pertama di Jepang, yang pertama-tama aku lakukan yaitu ke Tourist Information. Hal utama yang aku tanyakan yaitu tentang transportasi. Dimana aku harus membeli subway pass, membeli tiket Limousine bus ke Odaiba dan membeli SUICA.

Lagi Beli Tiket Limousine Bus
Lagi Beli Tiket Limousine Bus

Semua bisa dengan mudah kamu temukan karena banyak sekali petunjuk disana. Semua tentang transportasi yang aku gunakan selama di Jepang akan buat di artikel terpisah ya travellers.

Tidak hanya transportasi hal ini juga penting buat kamu yang baru mendarat di bandara yaitu, isi air minum ke botol dengan botol yang sudah kita bawa dari tanah air dan ke Toilet. Isi air minum ke botol? Yups, mungkin travellers yang sudah pernah ke luar negeri pastinya tau bahwa di imigrasi tidak boleh membawa cairan lebih dari 100 ml.

Nah, ini termasuk tips dari aku jangan lupa membawa botol kosong ya travellers. Pertama, kamu bisa irit membeli air mineral karena air mineral di Jepang lumayan mahal loh harganya. Kedua, lebih go green juga kan travellers.

Selama aku di Jepang, banyak sekali aku temui tempat pengisian air mineral. Biasanya spot tempat pengisian air mineral yang sering aku temui di arah menuju restroom atau toilet.

Ngapain ke toilet, emang ga ada toilet di pesawat? haha.. ini request pak suami. Pak suami mau belajar cara pakai toilet di Jepang bagaimana biar gak bingung-bingung banget gitu.

First impressions kami yang pertama kali ke toilet di Jepang “WOW!!” Keren banget, bersih banget, teratur banget. Semua serba pakai banget haha.. Sayangnya aku ga foto , lupa dan mungkin selalu buru-buru saat mau ke toilet ga sempet foto.

Aku jelasin aja ya.. bagaimana kondisi toilet di Jepang yang aku sering temui:

1. Kalau antri walaupun di toilet harus rapih, gak berdiri di depan bilik

2. Di kloset banyak sekali tombol berguna untuk menyemprot bagian-bagian tertentu secara terpisah

3. Tempat sampah di dalam bilik toilet kecil sekali. Eits.. itu bukan untuk membuang tissue yang habis kamu gunakan. Tissue toilet bisa kamu buang di kloset dan di flush. Tissue toilet di Jepang sudah di desain untuk bisa terurai di air. Menurutku, hal tersebut yang membuat toilet di Jepang bersih.

4. Ini entah di toilet bandara atau bukan, tapi kebanyakan toilet di Jepang seperti ini. Tidak ada tissue di area wastafel. Jangan kaget ya travellers, kamu harus membawa sendiri tissue kamu. Buang dimana tissuenya? di luar toilet!! itu yang sering aku alami selama di Jepang karena aku jarang temui tempat sampah di area wastafel. Jika bilik toilet kosong, kamu bisa buang di tong sampah dalam bilik, jangan sekali-kali di flush di kloset ya travellers. Kita ga tau tissue kita desain yang mudah terurai atau tidak.

Travellers, jika kamu tidak terbiasa bilas tanpa air, sebaiknya kamu mempersiapkan bidet dari Indonesia. Kamu bisa beli bidet ini di toko online, harganya sekitar Rp. 50.000,-.

Bidet Ini Sangat Bermanfaat Jika Kamu Tidak Terbiasa Bilas Tanpa Air
Bidet Ini Sangat Bermanfaat Jika Kamu Tidak Terbiasa Bilas Tanpa Air

Setelah urusan di bandara selesai, lewat imigrasi, ambil koper, beli tiket, ke toilet dll. Langsunglah kami meluncur ke halte tempat menunggu Limousine bus. Busnya sangat tepat waktu dan kita juga bisa melihat jadwal keberangkatan bus di papan halte.

Itinerary hari pertama di Jepang di mulai ..

Odaiba, Berkunjung ke Tokyo Big Sight

Hari pertama di Tokyo Mengunjungi Tokyo Big Sight
Hari pertama di Tokyo Mengunjungi Tokyo Big Sight

Odaiba terkenal dengan daerah pantai yang sangat indah. Terlebih lagi jika kamu datang di malam hari. Travellers bisa melihat Rainbow Bridge, kapal-kapal yang melintas yang membawa penumpang menikmati keindahan malam di Tokyo. Kalian juga bisa loh makan malam di kapal tersebut, dinner romantis bersama pasangan.

Sesuai itinerary di Odaiba, kami berharap bisa mengunjungi Gundam statue, Liberty statue, melihat robot-robot pintar di Aquacity dan ke Toyota showroom. Apakah akan tercapai?.

Aku dan suami sudah menduga di pemberhentian bus yang ke 2, kalau kami salah memilih pemberhentian. SERIUS? ya.. benar dugaan kami. Salah pilih pemberhentian, kami memilih pemberhentian di Tokyo Big Sight.

Hal yang sangat tidak terduga lagi adalah ANGIN yang super kencang, dingin gak karuan. Aku merasa hopeless dan berpikir “Ya Allah, apakah aku bisa menjalani trip di Jepang ini ?”. Secara baru itinerary petama aja udah salah.

Kami pun mengambil keputusan degan cepat dan meningkatkan kembali rasa percaya diri. Kata suami, “yuk kita lihat aja di Tokyo Big Sight ada apa ?”. Oke, kami pun mengambil langkah untuk mengeksplor Tokyo Big Sight.

Ternyata setelah aku cari tau, Tokyo Big Sight itu tempat untuk melakukan pameran atau event. Pantas saja di area tersebut terhubung dengan terminal bus dan stasiun kereta.

Bentuk gedungnya sangat unik dan areanya terlihat luas. Disana kamu juga bisa melihat dari atas gedung pemandangan pantai Odaiba.

Pemandangan Odaiba Dari Tokyo Big Sight
Pemandangan Odaiba Dari Tokyo Big Sight

Sudah puas berfoto-foto di Tokyo Big Sight, kami melanjutkan perjalanan ke Hotel yang sudah kami pesan di daerah Ueno. Sangat mudah menemukan hotel yang sudah kami pesan.

Sesampai di hotel kami istirahat sejenak dan merenungkan kembali kenapa tadi bisa salah tujuan, apa hikmah yang bisa kita ambil dll. Pukul 4 sore, aku sudah menjadwalkan untuk bersiap-siap ke Disneyland. Yeay .. i’m so excited!!

Disneyland, Indahnya Tokyo Disneyland di Malam hari

Suasana Menunggu Parade di Tokyo Disneyland
Suasana Menunggu Parade Malam di Tokyo Disneyland

Travellers, apa sih yang kamu inginkan banget kalau kamu ke Tokyo Disneyland? Permainannya atau paradenya ? kalau aku sih paradenya. Selama ini aku cuma bisa liat parade Tokyo Disneyland di youtube.

Sungguh aku bertekad pengen banget nonton parade malam Tokyo Disneyland. Melihat warna-warni lampu saat parade sambil mengingat kembali tokoh-tokoh kartun Disney, dan melambaikan tangan ke tokoh-tokoh kartun yang berjalan hehe..

Kami dan para pengunjung lainnya sudah menunggu parade tersebut sekitar 1,5 jam sebelum parade dimulai. Agar bisa mengambil foto dan video yang bagus kami duduk di baris sedikit di depan. Oiya, saat aku datang ke Disneyland sepertinya castlenya sedang ada renovasi. Meski begitu tidak mengurangi keindahan castlenya kan travellers.

Menunggu Parade Tokyo Disneyland Dengan Suhu Cuaca yang Dingin
Menunggu Parade Tokyo Disneyland Dengan Suhu Cuaca yang Dingin
Angin Musim Dingin Tidak Jadi Hambatan Untuk Menonton Parade Disneyland
Angin Musim Dingin Tidak Jadi Hambatan Untuk Menonton Parade Disneyland

Selama menunggu, apa yang kami alami? DINGIIIINN Gengs..!! Bayangkan aja, malam-malam duduk di ruang terbuka, di aspal pula tanpa alas dan duduk dengan sabar. Liat di handphone ternyata 17 derajat celcius. Memang ga sedingin musim salju gengs, tapi anginnya yang bikin muka ini membeku.

Foto Ini Diambil Setelah Selesai Main Wahana Air
Foto Ini Diambil Setelah Selesai Main Wahana Air

Kalian tau gak kenapa aku ke Tokyo Disneyland datangnya malam hari? kenapa ga dari pagi aja kan bisa puas naik permainan, sama foto-fotonya lebih bagus. Jawabannya adalah karena BUDGET. Yups, aku berpikir bagaimana caranya aku bisa ke Tokyo Disneyland tapi gak mengurangi budget yang besar.

Pertunjukan Tokyo Disneyland Electrical Parade Dream Lights

Saksikan via youtube Tokyo Disneyland Electrical Parade Dream Lights.

Setelah aku cari tau tentang harga dan jenis tiket Tokyo Dineyland, aku menemukan informasi bahwa Tokyo Disneyland mengeluarkan tiket after 6 pm. Harga tiket after 6 pm sekitar 50% dari harga full day. Trik ini cocok banget buat kamu yang ingin ke Tokyo Disneyland dengan budget terbatas atau jadwal keliling Tokyo yang padat.

Untuk cerita selengkapnya tentang Tokyo Disneyland, aku akan buat artikel khusus ya. Banyak sekali point-point yang aku ingin jelaskan tentang Tokyo Disneyland.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here